Kamis, 23 Juli 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 24 Juli 2015
BERITA
Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) tak akan mempermasalahkan siapa kawan koalisi mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Desember mendatang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta semua pihak menahan diri dan tidak mengganggu para menteri dengan isu perombakan kabinet.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
[JAKARTA] Pemprov DKI Jakarta akan menindak tegas bangunan-bangunan yang perizinannya tidak sesuai. Salah satunya adalah yang terjadi dengan bangunan Tebet Green, Jakarta Selatan yang kembali disegel karena ada kesalahan perizinan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ambaranie Nadia K.M Direktur PT Windika Cahaya Persada Abdur Rouf merupakan perantara suap dari PT Media Karya Sentosa untuk Ketua DPRD Bangkalan nonaktif Fuad Amin Imron.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menyesalkan kasus yang terjadi di Tolikara. PAN, kata dia, mengutuk pelaku yang membakar mushala dan melakukan pelarangan beribadah untuk orang lain.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) rupanya telah menerbitkan revisi Peraturan KPU (PKPU) tentang pencalonan yang mengakomodasi partai yang sedang bersengketa yaitu Golkar dan PPP.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Velove Vexia (25) menyayangkan sang ayah, OC Kaligis (73) sempat menghuni di ruang isolasi. Hal itulah yang membuat keluarga, termasuk Velove, keberatan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo turut berpartisipasi dalam menyambut Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap 23 Juli.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Panji Anugrah menduga ada dua kemungkinan penyebab belum bertemunya Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri pada momen Lebaran kali ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MedanBisnis - Jakarta. Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi jaksa yang meminta dua pembunuh Ade Sara, Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani, dihukum penjara seumur hidup.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar