Jumat, 18 September 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 19 September 2015
BERITA
BANDUNG - Perayaan Idul Adha tahun ini berbeda untuk Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Miwar.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INILAHCOM, Jakarta - Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan dasar permintaan adanya penambahan anggaran untuk pelaksanaan eksekusi mati tahap III yang direncanakan pada 2016 mendatang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bandung - Plh Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar melepas 150 orang petugas Pemeriksa Hewan Kurban tingkat Provinsi Jawa Barat di kantor Dinas Peternakan Jawa Barat, Jalan Ir Djuanda, Bandung, Jumat (18/9/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Bareskrim Polri menggandeng Badan Pengawas Keuangan (BPK) untuk menyelidiki dugaan korupsi pengadaan mobile crane di PT Pelindo II yang kantornya telah digeledah pada 28 Agustus lalu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
RMOL. Keluhan DPR terkait kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti yang dinilai belum mensejahterakan nelayan patut menjadi sorotan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Wina: Badan Pengawas Keuangan RI (BPK RI) terpilih sebagai auditor eksternal International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk periode 2016–2017.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Panggung berukuran 4x6 meter beralaskan hambal merah lalu diberikan pembatas agar tak merapat ke panggung penuh sesak dengan warga.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang praperadilan kasus cessie (hak tagih) Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang diajukan PT Victoria Securities Indonesia (VSI).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA KEMALA MOVANITA Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (tengah) berbicara dengan pejabat Departemen Kehakiman Hongkong di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, Jumat (18/9/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INILAHCOM, Jakarta - Jaksa Agung HM Prasetyo meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk segera mengeksekusi Yayasan Supersemar sesuai dengan putusan peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar