Jumat, 18 Desember 2015

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 19 Desember 2015
BERITA
Sejumlah pengemudi Gojek yang tergabung dalam Serikat Driver Gojek Makassar berunjuk rasa di depan kantor Gojek Cabang Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (2/12/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menguatkan wacana pembentukan Panitia Khusus Angket PT Freeport Indonesia setelah mundurnya Setya Novanto sebagai Ketua DPR.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
[JAKARTA] Plt Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, Ketua DPR defenitif akan dilantik pada awal masa sidang pertama tahun 2015 mendatang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jaya layanan Go Jek mendapat persetujuan dari Gubernur DKI Basuki T Purnama dan Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian untuk beroperasi di wilayah Jakarta, beberapa waktu lalu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JawaPos.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Tito Kanrnavian meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama untuk membuat Pergub (Peraturan Gubernur) perihal standarisasi angkutan umum.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Persoalan korupsi bukan hal asing tentunya bagi Alexander Marwata. Namun sosoknya cukup kontroversial lantaran pernah melakukan dissenting opinion dengan menyatakan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tidak terbukti korupsi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan perayaan pergantian tahun baru 2016 titik pengamanan akan difokuskan di kawasan wisata Ancol.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengatakan, kehadiran transportasi berbasis daring (online) saat ini karena dibutuhkan masyarakat sehingga perlu ada aturan transisi sambil menunggu perbaikan transportasi massal.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi VI DPR-RI menyetujui perubahan peruntukan dana penyertaan modal negara (PMN )2015 PT PLN (Persero) yang diusulkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, sebesar Rp5 triliun.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Komisi VI DPR dan Menteri BUMN Rini Soemarno menggelar rapat pada tengah malam hingga dini hari. Mereka membahas soal Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar