Senin, 27 Juni 2016

Google Alert - Sains/Teknologi

Google
Sains/Teknologi
Pembaruan harian 28 Juni 2016
BERITA
Microsoft akan menghentikan produksi tablet 2-in-1 Surface 3 pada akhir tahun ini. Microsoft menjual Surface 3 untuk pasar low-end dengan harga yang terjangkau dan tidak membutuhkan fungsi laptop secara penuh.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Perusahaan software Microsoft mengumumkan tidak akan lagi memproduksi perangkat tablet, Surface 3. Namun belum diketahui mengapa Microsoft melakukan hal ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com - Smartphone Android termurah di dunia segera dipasarkan pada 30 Juni mendatang. Bertajuk Freedom 251, ponsel seharga 4 dollar AS atau sekitar Rp 54.000 ini dibuat oleh Ringing Bell yang merupakan startup asal India.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com - Bocoran awal soal iPhone 7 menyebut ponsel tersebut bakal menyematkan kamera lensa ganda. Beberapa sumber dalam kemudian merevisi bocoran itu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Seruu.Com - Xiaomi disebut kian serius untuk memperkokoh identitasnya sebagai perusahaan teknologi--tak sekadar ponsel. Hal itu diperlihatkan lewat beragam perangkat pintar, seperti penyaring udara, rice cooker,dan ketel sudah dirilis pada beberapa ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Merebaknya video ekstrim dari kelompok militan seperti ISIS di internet membuat beberapa raksasa teknologi bertindak. Google dan Facebook diam-diam menggeber teknologi canggih untuk membendungnya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com: Google ingin mengubah pasar smartphone dengan meluncurkan smartphone mereka sendiri. Hal ini akan memperkuat kontrol akan sistem operasi yang mereka buat, Android.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com - Microsoft mengonfirmasi tablet 2-in-1 Surface 3 yang dirilis satu tahun yang lalu, akan berhenti diproduksi pada akhir tahun ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Para ilmuwan dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengklaim telah menemukan petunjuk keberadaan air di Mars. Hal ini menjadi secercah harapan sebab NASA ingin mengirimkan manusia di Planet Merah tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Wicak Hidayat/KompasTekno RIchard Yu (tengah) CEO Consumer Business Group Huawei saat bertemu dengan media di Jakarta, Kamis (5/6/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar