Jumat, 29 Juli 2016

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 30 Juli 2016
BERITA
JAKARTA - Sebanyak 14 terpidana mati digembar-gemborkan akan dieksekusi mati oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Namun dalam pelaksanaannya, hanya empat terpidana yang ditembak mati dini hari tadi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie menyurati Presiden Joko Widodo agar meninjau kembali keputusan eksekusi mati terhadap terpidana mati asal Pakistan, Zulfiqar Ali.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ambulans yang membawa jenazah Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane, tiba di rumah duka RS Saint Carolus, Jakarta, 29 Juli 2016. Cajetan divonis mati setelah diputus bersalah memiliki dan mengedarkan heroin seberat 2,4 kg.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil rektor Universitas Airlangga (Unair), Mohammad Nasih. Ia diperiksa sebagai saksi untuk perkara yang menjerat pendahulunya, Fasichul Lisan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Gembong narkoba Freddy Budiman disebut memberikan upeti kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) ratusan miliar rupiah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDOPOS.CO.ID - Anggota DPR dari Fraksi Hanura Dadang Rusdiana mengatakan, partainya akan segera menggelar rapat internal membahas posisi ketua umum partai, pasca terpilihnya Wiranto sebagai Menko Polhukam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Skalanews - Komisi III DPR akan menindaklanjuti pengakuan terpidana mati Freddy Budiman alias Akiong yang mengaku telah menyetor dana hingga miliaran rupiah kepada oknum pejabat di Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Meski tinggal menunggu waktu untuk menghadapi regu rembak, terpidana mati Merry Utami tetap berjuang untuk bisa lolos.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Rimanews - Komisi III DPR RI akan mengundang aktivis KontraS, Haris Azhar ke Komisi III DPR RI guna mendapatkan informasi jelas terkait pengakuan gembong narkoba, Freddy Budiman yang telah dieksekusi pada Jumat dinihari tadi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Sejumlah sekolah di bawah naungan Yayasan Yenbu Indonesia membantah keras tudingan pemerintah Turki yang menyebut sekolah itu pendukung Organisasi Teroris Fethullah (Feto).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar