Sabtu, 25 Februari 2017

Google Alert - olahraga

Google
olahraga
Pembaruan harian 26 Februari 2017
BERITA
London - Lanjutan kompetisi Premier League di pekan ke-26 bakal menyajikan laga seru antara tuan rumah Chelsea, menghadapi tamunya, Swansea City, di stadion Stamford Bridge, Sabtu (25/2) malam WIB.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kiper Leicester City menyampaikan ucapan terima aksih dan pujian untuk sang manajer Ranieri yang baru saja kehilangan pekerjaannya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Roberto Mancini mengklaim pencapaian Claudio Ranieri bersama Leicester City akan dikenang selama 2000 tahun, di tengah rumor dirinya telah menolak kans menggantikan koleganya tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDOPOS.CO.ID - Madura United FC bisa dibilang adalah tim yang paling beruntung dalam drawing babak 8 besar Piala Presiden 2017, 21 Februai lalu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher). 19. Shares. Share Tweet Komentar.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Kawasaki resmi meluncurkan motor "bengis", Ninja H2 Carbon di ajang pameran Intenational Motorcycle Intermot, Oktober 2016 lalu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bek Chelsea Marcos Alonso, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 4 Februari 2017.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Conte mengungkapkan pengalaman buruknya saat gagal meraih gelar juara sebagai pemain, ia mengingatkan para pemainnya bahwa saat ini gelar juara belum aman.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Surabaya - Final putra Djarum Superliga Badminton 2017 mempertemukan Musica Champions dengan Djarum Kudus. Berkat Abadi dan Mutiara Cardinal bersaing untuk tempat ketiga.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDOPOS.CO.ID - Sepak bola memang kejam. Tetapi, Claudio Ranieri sudah paham betapa kejamnya sepak bola kepadanya. Tiga dekade lebih berkarir sebagai juru taktik, dia lima kali merasakannya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar