Kamis, 22 Maret 2018

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 23 Maret 2018
BERITA
Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto menjalani sidang perdana di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TERDAKWA kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto (kiri) mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 19 Maret 2018.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, Gatra.com- Politikus PDI-Perjuangan Masinton Pasaribu menepis tudingan terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik (KTP-el), Setya Novanto (Setnov) ihwal pemberian uang kepada Puan Maharani dan Pramono Anung.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik Setya Novanto menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta KOMPAS.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TABLOIDBINTANG.COM - Media sosial dihebohkan dengan foto-foto yang dibagikan pengguna Facebook bernama Made Dwi Sudarmawan. Lewat media sosial tersebut, Made Dwi Sudarmawan mengunggah foto seekor King Cobra berukuran sangat besar pada Selasa (20/3 ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Eramuslim.com -Dari Mekah, Habib Rizieq Syihab memberi imbauan terkait Pilpres 2019. Rizieq meminta 4 partai peserta pemilu, yaitu Gerindra, PKS, PAN, dan PBB berkoalisi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Dream - Belakangan, foto seekor ular king cobra berukuran raksasa menggegerkan media sosial. Saking besarnya ukuran ular tersebut, banyak netizen yang bertanya-tanya, apakah ular itu asli atau tidak?
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab mengimbau kepada Partai Gerindra agar membangun koalisi bersama PKS, PAN dan PBB pada Pemilu 2019.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyebut, banyak kajian di luar negeri yang memprediksi Indonesia akan bubar pada 2030.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menanggapi pidato politik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan bubar pada tahun 2030 berdasarkan kajian ahli luar negeri.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar