Selasa, 24 April 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 25 April 2018
BERITA
TEMPO.CO, Jakarta - Setya Novanto, terdakwa kasus korupsi e-KTP, lebih banyak memejamkan mata saat mendengarkan majelis hakim membacakan fakta hukum dalam sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, hari ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta meyakini bahwa terdakwa Setya Novanto telah terbukti memperkaya diri dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis elektronik atau biasa disebut e-KTP awalnya merupakan sebuah terobosan. Sebab, data warga negara sudah terekam dan tersimpan di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Novanto akan divonis terkait kasus dugaan korupsi e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018). Tak cuma beragam keterangan saksi yang penting untuk diketahui.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Charles Honoris menilai kenaikan elektabilitas Presiden Joko Widodo dalam survei terakhir Litbang Kompas menunjukan hal positif.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Peristiwa Mei 1998 mengubah jalan hidup Charles Christofel. Sebab, sang ibu Jetje Langelo (dibaca: Yece) melihat Charles berada di antara para demonstran yang menduduki gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)/Majelis ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla meminta sejumlah pihak tak meributkan kemudahan yang diberikan pemerintah kepada Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk bekerja di Indonesia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Meski belum mendapat mandapat mandat dari parpol mana pun, berbagai usaha untuk menjadikan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebagai Calon Presiden di Pemilu 2019 mendatang masih terus digenjot.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Relawan Selendang Putih Nusantara resmi mendeklarasikan Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (Dok. Relawan Selendang Putih Nusantara).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Selendang Putih Nusantara secara resmi mendeklarasikan Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden dalam Pemilu 2019.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar