Minggu, 22 Juli 2018

Google Alert - Sains/Teknologi

Google
Sains/Teknologi
Pembaruan harian 23 Juli 2018
BERITA
SRIPOKU.COM - Mau menjaga privasi agar nyaman saling berbalas pesan di WhatsApp (WA). Tenang, begini cara mudah mematikan last seen dan centang biru.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari kawasan Museum Fatahilah, Jakarta Rabu (31/1). Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Skalanews - Facebook Inc sedang menguji coba membatasi pesan yang diteruskan, setelah kejadian di India yang menelan korban jiwa akibat pesan berantai yang beredar melalui WhatsApp.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com - WhatsApp harus banting tulang untuk menghalau hoaks yang mudah berceceran di platform tersebut. Perusahaan pesan instan ini belakangan mulai melabeli pesan terusan (forwarded), juga tautan yang dicurigai sebagai spam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
WhatsApp menyatakan kini membatasi jumlah pesan yang dapat diteruskan di India untuk mencegah penyebaran informasi salah di platformnya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sejak Wakil Ketua Samsung Jay Lee dibebaskan dari penjara. Lee mulai fokus merombak portofolio smartphone perusahaan, salah satu termasuk penggabungan Galaxy Note dan seri Galaxy S-series.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Aplikasi Android yang tersebar secara wajib di berbagai gadget, dituduh Eropa sebagai monopoli. Maka Google kena denda. Minggu, 22 Juli 2018 06:25.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Mulai tanggal 20 sampai dengan 25 Juli 2018, aplikasi Tik Tok mengajak para penggunanya untuk membuat sebuah video bertemakan edukasi untuk anak-anak Indonesia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tepatnya pada 28 Juli 2018 dini hari nanti. Indonesia diperkirakan bakal mengalaminya. Islam memiliki aturan dan ibadah khusus saat terjadinya gerhana, baik matahari maupun bulan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bisnis.com, JAKARTA - Dengan berbagai alasan ada saja pemain Pokemon Go yang berlaku curang. Selama ini Niantic, pengembang Pokemon Go, telah mengambil berbagai tindakan untuk mencegah dan menghukum para pemain yang tidak jujur ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar