Senin, 03 September 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 4 September 2018
BERITA
VIVA - Sejumlah tuduhan yang sebenarnya selalu berulang menjadi alasan penolakan terhadap ceramah Ustaz Abdul Somad di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
RMOL. Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) mendapat ancaman dan intimidasi saat akan melakukan taushiyah di Pulau Jawa. Berita Terkait.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Dari semua pihak, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menjadi orang yang paling sering bekerja sama dengan wakil gubernur yang baru.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Malang - Sebanyak 22 anggota DPRD Kota Malang, Jawa Timur, berangkat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno, tak menampik mengenai kabar tutupnya salah satu Oke Oce mart di Jakarta. Dia mengaku, hal ini dikarenakan pola pengelolaannya memang masih belum bisa berinovasi, sehingga sebagian gerai sulit ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Suara.com - Ketua Pergerakan One Kecamatan One Center of Enterpreneurship atau Ok Oce, Faransyah Jaya membantah banyak Ok Oce yang tutup di Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Perjuangan politikus Partai Gerindra Mohamad Taufik untuk menjadi calon anggota legislatif membuahkan hasil setelah memenangi sengketa pemilu antara dirinya dan KPU DKI Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Eramuslim.com - Deklarasi gerakan #2019GantiPresiden mendapat banyak penolakan dan pelarangan di sejumlah daerah. Namun demikian, Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief meminta kepada inisiator #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera untuk ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Sebanyak 26.055 pengendara ditilang karena melanggar aturan ganjil-genap selama masa perhelatan Asian Games. Data itu dihimpun Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya selama 31 hari.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan kajian atas usulan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terkait perluasan sistem ganjil-genap pelat nomor kendaraan bermotor di jalanan Ibu Kota.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar