Selasa, 05 Februari 2019

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 6 Februari 2019
BERITA
JAKARTA, KOMPAS.com - Vihara Dharma Bhakti di Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat mulai dipadati sejumlah pengemis dari berbagai usia pada Senin (4/2/2019).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyebut ada tim sukses yang melakukan propaganda ala politik Rusia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memastikan pihaknya tak menggunakan konsultan politik asal Rusia atau bekerja sama dengan pihak Rusia untuk menyebar propaganda politik demi menang di Pilpres 2019.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily membantah Jokowi mengalami keputusasaan terkait elektabilitasnya yang disebut-sebut cenderung turun.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyatakan capres nomor urut 01 itu tak hendak menyudutkan Rusia ihwal ucapannya soal "Propaganda Rusia".
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Pernyataan calon presiden petahana Joko Widodo mengenai propaganda ala Rusia tidak berlebihan dan berdasar pada kenyataan historis.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Papua melaporkan pegawai KPK berinisial MGW ke Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyatakan pernyataan ofensif yang dilontarkan Jokowi beberapa waktu belakangan merupakan bentuk serangan balik atas narasi pesimis dan tanpa data yang ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak semua pihak untuk tidak lagi memperkeruh suasana politik di Indonesia. Masyarakat diminta segera menghentikan polemik salah ucap doa atau sabqul lisan yang dibacakan oleh ulama KH Maimoen ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Ini hanya terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, disemati pendukungnya dengan panggilan yang akrab dengan bahasa makian: Cak Jokowi Jancukan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar