Jumat, 11 September 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 12 September 2015
BERITA
Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi mengendus adanya dugaan suap dalam pembatalan penggunaan hak interpelasi DRPD terhadap Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) yang baru, Anang Iskandar, harus memulihkan citra Bareskrim. Selama dipimpin Komisaris Jenderal Budi Waseso, institusi ini menjadi lembaga yang menakutkan bagi para pegiat antikorupsi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Interpelasi Gubernur Gatot Gatot Pujo Nugroho ditahan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin (3/8), terkait kasus suap terhadap hakim PTUN Medan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengaku kesulitan melakukan perombakan di masa depan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) tengah menyiapkan produk elpiji untuk konsumen kelas menengah, dengan volume 5,5 kilogram (kg).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) akan mengeluarkan elpiji baru berkapasitas 5,5 kilogram (kg) dengan harga dibanderol di bawah Rp80.000.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JawaPos.Com - Kabareskrim Polri Komjen Pol Anang Iskandar menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (11/9) pagi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Anang Iskandar selesai berkunjung ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
[JAKARTA] Jumat (11/9) sore nanti, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kembali melantik sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Sidoarjo: Petugas Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya, di Porong Sidoarjo memindahkan empat orang narapidana kasus teroris karena diduga menyebarkan paham radikal di dalam lapas.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar