Kamis, 08 Oktober 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 9 Oktober 2015
BERITA
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selain Singapura, pemerintah Indonesia juga akan menerima bantuan dari Rusia. Presiden Joko Widodo menyatakan, negeri Beruang Putih tersebut akan mengirimkan pesawat untuk membantu memadamkan api dan asap.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Pemerintah disarankan menerima bantuan negara lain untuk mengatasi kebakaran lahan yang menyebabkan kabut asap.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
[JAKARTA] Pengerjaan Mass Rapid Transit (MRT) sudah mencapai tahap pengeboran bawah tanah yang dimulai pada Senin 21 September 2015.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KRIMINALITAS.COM, Jakarta - Meski sudah mendapatkan kecocokan DNA orang yang diduga pembunuh bocah yang ditemukan dalam kardus, kepolisian masih ragu untuk menetapkan status tersangka untuk beberapa saksi potensial terkait kasus tersebut ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Presiden Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta meninjau pembangunan pengeboran MRT, di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (8/10) pagi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Rimanews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengapresiasi progres pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) pada peninjauan fase membuat terowongan bawah tanah bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Patung Pemuda, ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta -Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang sudah masuk tahap pembangunan terowongan bawah tanah membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Singapura, - Pemerintah Indonesia akhirnya menerima tawaran bantuan dari Singapura untuk menangani kebakaran hutan yang telah menimbulkan masalah kabut asap.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kabut asap di pelabuhan Singapura. Foto ini diambil pada 5 Oktober 2015. Indeks polusi di wilayah tersebut sudah jauh melampaui batas aman.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Baru-baru ini beredar kabar perihal adanya seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diculik oleh pihak tak dikenal di Riyadh, Arab Saudi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar