Senin, 12 Oktober 2015

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 13 Oktober 2015
BERITA
Petugas berusaha mengamankan lokasi ledakan di Balai Kota Jakarta, Senin 12 Oktober 2015. (Fajar GM - VIVA.co.id). Tweet. VIVA.co.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Pengelola sekaligus Rektor Universitas Berkley, LK memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Kemenhan meluncurkan program bela negara yang menyasar seluruh warga negara. UUD 1945 dan UU No 3 tahun 2002 tentang Pertahanan jadi landasan Kemenhan menjalankan program ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Badan Legislasi (Beleg) DPR menunda pembahasan terkait Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Subagyo mengatakan Rapat Dengar Pendapat Umum tentang Rancangan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) dan Rancangan Undang-Undang ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta detikNews - Menko Polhukam Luhut Pandjaitan mengumpulkan sejumlah menteri di Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (12/10). Mereka membahas kebakaran lahan/hutan yang menyebabkan kabut asap.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - KPK memeriksa Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. Ketua DPD Partai NasDem Sumut itu diperiksa terkait kasus Gubernur Gatot Pujo Nugroho.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Setelah diangkat sebagai Presiden Conference Global Organization of Parlementarians Against Corruption (GOPAC), Fadli Zon langsung menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Setelah dua bulan menjabat, Menko Maritim Rizal Ramli akhirnya melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Rizal mengaku baru sempat melaporkan harta kekayaannya karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Indra Akuntono/KOMPAS.com Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Harry Azhar Azis usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Senin (12/10/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar