Rabu, 08 Juni 2016

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 9 Juni 2016
BERITA
Jakarta - Damayanti Wisnu Putranti tak hanya meminta uang terkait dengan 'program aspirasi' usulannya kepada Abdul Khoir. Direktur PT Windhu Tunggal Utama itu juga 'dipalak' Damayanti untuk keperluan Pilkada di Jawa Tengah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Republik Indonesia meminta penambahan anggaran untuk penanganan tindak pidana terorisme sebesar Rp1,92 triliun dalam APBN Perubahan 2016.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Wakil Ketua MPR Oesman Sapta menilai, naiknya harga daging sapi selama ini disebabkan oleh permainan kartel besar.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Rimanews - Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyindir Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dengan menyebut pimpinan independen ilegal, karena tak memiliki partai yang tidak mau tersaingi olehnya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tersangka dugaan kasus suap yang juga Anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti memasuki gedung untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (21/3).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie meralat keterangan pers institusinya yang sempat muncul Selasa kemarin.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Tersangka kasus suap proyek pelebaran jalan di Maluku, Damayanti Wisnu Putranto meminta majelis hakim yang dipimpin oleh Sumpeno mengizinkan dirinya pindah rumah tahanan (rutan).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Akun Facebook milik anggota TNI bernama Lettu Kav Rhendy Jaury disebut telah diretas dan dibajak pihak tak bertanggung jawab.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Perwira menengah TNI AD Kolonel Infanteri AL, ditangkap Bareskrim Polri terkait dugaan peredaran uang palsu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
[JAKARTA] Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyerahkan sepenuhnya kasus uang palsu yang melibatkan oknum TNI berpangkat kolonel, berinisial A yang bekerja di Kemhan kepada aparat penegak hukum.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar