Kamis, 11 Agustus 2016

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 12 Agustus 2016
BERITA
Kompas.com/David Oliver Purba Dirjen Bea dan Cukai Mengamankan 97 tas tangan asal Tiongkok yang berisi 3.86 kilogram sabu. Terkait.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, R. Fadjar Donny. T.J, menunjukkan tas mewah perempuan buatan Tiongkok yang di dalamnya diselipkan narkotika jenis sabu di Kantor KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/8) siang ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), diminta untuk tidak menjadikan dunia pendidikan Indonesia sebagai bahan percobaan sebuah kebijakan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MAKASSAR - Dasrul, guru SMK Negeri 2 Makassar yang menjadi korban penganiayaan siswa dan orangtuanya kemarin, juga harus berurusan dengan hukum.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INILAHCOM, Jakarta - Lembaga kajian politik Voxpol Center mengatakan PDIP dan Gerindra merupakan partai penentu dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Koordinator juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyayangkan keputusan ketua DPD PD DKI Nachrowi Ramli memutuskan untuk bergabung dengan enam parpol lainnya dalam koalisi kekeluargaan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Waki Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan partainya terus melakukan upaya komunikasi politik dengan partai-partai politik lain.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAYAPURA, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial AT diamankan aparat kepolisian karena kedapatan membawa daun ganja kering dalam sebuah tas, Kamis (11/8/2016) pagi di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
RMOL. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus terlebih dahulu melakukan kajian mendalam sebelum menerapkan sistem full day school.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Bos PT Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma alias Aguan diketahui menyetujui pemberian duit pada anggota DPRD DKI Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar