Rabu, 21 September 2016

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 22 September 2016
BERITA
Garut - Duka mendalam dan belasungkawa untuk para korban banjir bandang di Garut, Jawa Barat. Musibah ini menelan korban tewas hingga belasan orang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Ahli Toksikologi dari Monash University Australia, Michael Robertson, menyebut tak ada bukti bahwa sianida ada di tubuh Mirna karena masuk lewat mulut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali mempermasalahkan kredibilitas ahli toksikologi forensik yang dihadirkan tim penasihat hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Dahulu Heru Budi Hartono digadang-gadang menjadi kandidat cawagub untuk cagub petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
[JAKARTA] Enam partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan, yakni Gerindra, PKS, PPP, Demokrat, PKB, dan PAN akan mengadakan pertemuan di kediaman Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Rabu ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) (kiri) dan Basuki T Purnama (Ahok) saat mendaftar di KPUD Jakarta (19/03).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta Hujan deras menyambut kedatangan pasangan bakal calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat di kantor KPU DKI Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR RI Ade Komarudin menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor di Garut dan Sumedang, Jawa Barat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Garut - Tujuh warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, tewas dalam bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa malam, 20 September 2016.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte, tidak bisa menahan amarahnya setelah Uni Eropa mengecam dia telah melanggar hak asasi manusia (HAM), karena menerapkan kebijakan pembunuhan di luar proses hukum (extrajudicial killings) bagi ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar