Selasa, 15 November 2016

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 16 November 2016
BERITA
Jakarta - Mabes Polri akan melakukan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Mabes Polri melakukan gelar perkara dugaan penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Suasana gelar perkara kasus Ahok di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa 15 November 2016. Gelar perkara dipimpin Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjahit celana saat blusukan ke wilayah Kebo Jeruk. Foto Salsabila Qurrataayun/Okezone. Salsabila Qurrataa'yun.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dinilai memberikan pesan khusus saat menemui Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kepolisian.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Timses cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) siap islah dengan imam besar FPI Habib Rizieq dan para ulama yang meminta kasus dugaan penistaan agama diusut tuntas.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Safari ke Paskhas, Jokowi Minta Prajurit Waspadai Adu Domba Presiden Jokowi menyambangi Komando Korps Pasukan Khas (Mako Korps Paskhas) TNI AU di Lanud Sulaiman, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bupati Bandung Barat Abu Bakar meninjau longsor yang menutupi jalan, di Jalan Kol Masturi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (12/11).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Suami Wayan Mirna Salihin, Arief Soemarko, saat konferensi pers menanggapi tuntutan jaksa penuntut umum terhadap terdakwa kasus kematian Mirna, Jessica Kumala Wongso, Kamis (6/10/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menampik anggapan bahwa konsolidasi politik yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada satu pekan terakhir pasca-terjadinya aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar