Jumat, 25 November 2016

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 26 November 2016
BERITA
VIVA.co.id - Hanya karena satu cuitan, pria bernama Pandu Wijaya, menjadi bulan-bulanan netizen. Pasalnya, cuitan itu cukup kasar dan ditujukan kepada kyai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang dihormati, Mustofa Bisri atau Gusmus.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Ki Syahgolang Permata membenarkan bahwa perusahaan telah mengeluarkan surat peringatan III kepada salah satu karyawannya, Pandu Wijaya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Kolam renang Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2016). Menjelang kegiatan Asian Games 2018, pemerintah merehabilitasi venues atau tempat pertandingan olahraga di dalam kompleks ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 1.288 personel kepolisian mengamankan Kompleks Parlemen Gedung MPR/DPR/DPD Senayan, Jakarta. Mereka bersiaga antisipasi aksi unjuk rasa lanjutan yang informasinya dilakukan hari ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno menilai, stabilitas politik nasional bisa terganggu akibat ditunjuknya kembali Setya Novanto sebagai ketua DPR.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INILAHCOM, Jakarta - Tim Sukses Pasangan calon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno, mengapresiasi tingginya animo terhadap kandidat nomor urut 3 ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Ketua DPR Ade Komarudin (Akom) akan menyambangi kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat siang ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Mendikbud Muhadjir Effendy memutuskan untuk menghapus Ujian Nasional (UN). Keputusan ini tinggal menunggu Instruksi Presiden (Inpres).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Ari Dono (kiri) menunjukkan surat rilis kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jakarta, Rabu (16/11).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersiap memberikan keterangan usai diperiksa Bareskim Polri di Mabes Polri, Jakarta, Senin 7 November 2016.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar