Minggu, 01 April 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 2 April 2018
BERITA
Hingga Maret akan berganti menjadi April, ketua umum Partai Gerindra itu belum kunjung mengumumkan dirinya sebagai calon presiden dalam pilpres 2019 mendatang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
"Tidak ada seperti negara Indonesia yang mengizinkan pekerja asing masuk. Sekali diizinkan, orang asing masuk semua. Rakyat kita makan apa, rakyat kita kerja apa," ujar Probowo dihadapan ribuan kader dan simpatisan Partai Gerindra Karawang dan ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sumedang Media, Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi meminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk membongkar nama elit yang disebut Prabowo, goblok dan maling.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto ketika beripdato di hadapan para pengusaha se-Jawa Barat belum lama ini. (RMOl Jabar (Jawa Pos Grup)).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
FAJAR.CO.ID - Uang Rp 15 triliun kabarnya ditawarkan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, agar mau menjadi pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Indonesia membutuhkan pemimpin masa depan seperti Presiden Rusia Vladimir Putin. Di tangan Putin, Rusia bangkit dari keterpurukan dan mampu menjadi negara yang kembali ke masa kejayaannya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo menggelar konferensi pers di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Minggu (1/4/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Minggu (1/4/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR). JAKARTA, KOMPAS.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin konsep ekonomi yang berbasis pariwisata dan wisata lingkungan (eco-wisata) dapat terus berkembang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bandung - Ustaz Abdul Somad menyatakan, salah satu penyebab runtuhnya ekonomi umat Islam adalah terlalu sibuk menyiapkan kematian.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar