Jumat, 06 April 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 7 April 2018
BERITA
Skalanews - Kadivpropam Polri Irjen Pol Martuanin Sormin mengatakan Wakapolres Lombok Kompol F yang diduga menembak adik iparnya, sudah menyerahkan diri ke polisi dan ditahan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai berkuda bersama disela-sela pertemuan mereka di Padepokan Garuda Yaksa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10 ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mendapat tambahan relawan untuk maju dalam pemilihan Presiden 2019. Setelah Relawan Selendang Putih Nusantara (RSPN) yang lebih dulu ada, kini muncul relawan Gatot Nurmantyo untuk Rakyat ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
FUIB: Akan Ada Aksi jika Laporan Puisi Sukmawati Tak Diproses Pembacaan puisi 'Ibu Indonesia' oleh Sukmawati Soekarnoputri menuai kritikan masyarakat khususnya umat Islam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JENAZAH: Suasana rumah duka saat kedatangan jenazah korban penembakan di Jalan Tirto Sari Medan, Kamis (5/4). (Sutan Siregar/Sumut Pos).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Polisi memasang police line di rumah korban pensiunan TNI AL, Hunaedi yang tewas dianiaya orang tak dikenal.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan dan Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri menyelesaikan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan terhadap purnawirawan TNI Angkatan Laut Hunaedi (83) di Kompleks TNI AL Pondok Labu Cilandak.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Selendang Putih Nusantara mengaku tak mengetahui ihwal rencana deklarasi Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden 2019 oleh kelompok Gatot Nurmatyo untuk Rakyat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tembak Mati Adik Ipar, Kompol Fahrizal Tidak Menyesali Perbuatannya Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) memaparkan Kompol Fahrizal (pakai sebo) yang menembak adik iparnya sebanyak enam kali hingga tewas.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6SCTV, Medan - Terlibat pertengkaran dengan adik ipar, Wakapolres Lombok Tengah Kompol Fahrizal menembak mati adik iparnya saat menjenguk ibunya di Medan Tembung, Sumatera Utara.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar