Rabu, 20 Juni 2018

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 21 Juni 2018
BERITA
KOMPAS.com - Sebanyak 94 orang dinyatakan masih hilang dalam peristiwa tenggelamnya Kapal penumpang KM Sinar Bangun di kawasan perairan Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Senin (18/6/2018).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah meminta Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk memaparkan data dan fakta terkait tuduhan kekayaan bangsa Indonesia mayoritas dikuasai asing.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan sedang mendalami soal manifes dalam pelayaran Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Masyarakat terus melaporkan kehilangan anggota keluarganya, yang mungkin menjadi korban Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam di Perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Senin petang, 18 Juni 2018.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tim evakuasi gabungan melakukan pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (19/6).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kapal motor ini tenggelam di Perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Sebelum kejadian ini, ada beberapa kasus kapal tenggelam yang terjadi di perairan Indonesia, berikut diantaranya: 1. Kapal wisata di Perairan Sabang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto memberikan pidato politiknya kepada seluruh kader Gerindra, Rabu (20/6) malam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Ketua Umum prabowo-saja.html">Gerindra, Prabowo Subianto kembali menyinggung kedaulatan ekonomi Indonesia. Menurut dia, banyak kekayaan alam yang bawa lari ke luar negeri dan menguntungkan bangsa lain.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sejumlah informasi yang sampai ke masyarakat juga masih simpang siur, termasuk kronologi dan jumlah penumpang yang dibawa kapal saat berangkat dan jumlah korban yang masih hilang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BANDUNG - Komjen M Iriawan mendapat tugas baru sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat sejak beberapa waktu lalu. Sejumlah pihak pun mempersoalkan penunjukannya dengan berbagai alasan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar