Rabu, 12 Desember 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 13 Desember 2018
BERITA
Perusakan terjadi sekitar pukul 23.00 hingga Rabu (12/12/2018) dini hari. Sampai saat ini, polisi masih menyelidiki lebih lanjut peristiwa tersebut sembari menghimpun informasi dan petunjuk dari saksi terkait.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya/Jayakarta Kolonel Inf Kristomei Sianturi menyebutkan situasi sudah kondusif pasca pembakaran Kepolisian Sektor Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu dinihari, 12 Desember 2018, oleh ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena pernah ikut mengisukan bahwa Jokowi merupakan antek Partai Komunis Indonesia (PKI) dan anti-Islam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Mankowari - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menyebut kelompok separatis di Papua Barat berbeda dari Papua. Sehingga Polda Papua Barat pilih pendekatan humanis dan persuasif untuk menghadapi gerakan separatis Papua Barat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengetahui ada surat terbuka yang diduga dikirimkan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Kantor Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, dilalap api pada Rabu (12/12) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Kelompok pemberontak Papua Barat yang membunuh belasan pekerja proyek di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua Barat, 2 Desember lalu menolak permintaan pemerintah Indonesia untuk menyerah dan malah meminta digelar ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Eks kader Gerindra, La Nyalla Mattaliti enggan mengungkit-ungkit kembali masa lalunya yang mendukung bekas ketua umumnya, Prabowo Subianto di pemilihan presiden 2014.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Eks Kader Gerindra yang kini mendukung Jokowi, La Nyalla Mataliti menantang Prabowo Subianto untuk adu salat dan mengaji dengan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JawaPos.com - Mantan kader Partai Gerindra La Nyalla Mataliti siap memotong lehernya apabila pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang dalam perolehan suara di Madura, Jawa Timur.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar