Sabtu, 14 November 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 15 November 2015
BERITA
Bisnis.com, PARIS -- Pemerintah Prancis telah mengerahkan sebanyak 1.500 tentara tambahan ke Paris setelah serangan yang menewaskan sedikitnya 120 orang, Jumat waktu setempat, menurut kantor kepresidenan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah memastikan, kondisi di Lubuklinggau sudah kondusif pasca bentrokan antara TNI-Polri akibat adanya kesalahpahaman.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Bentrokan antara anggota TNI dan Polri kembali terjadi di wilayah hukum Sumsel. Dua anggota TNI mengalami luka tembak dan sejumlah anggota Polri dikabarkan mengalami luka-luka akibat insiden ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
"Akibat kejadian tersebut menyebabkan ada korban luka di kedua pihak dan tidak ada korban jiwa, proses selanjutnya sedang dalam penanganan Polda Sumsel dan Kodam III/Sriwijaya," ungkap Kolonel Saiful dalam keterangannya, Sabtu (14/11/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Lokasi penganiayaan dan pembunuhan terhadap aktivis tambang Tosan dan Salim Kancil di Selok Awar-Awar, Lumajang, berada dekat dengan sekolah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
SURABAYA-Salah seorang buronan atau daftar pencarian orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan pembunuhan aktivis antitambang di Lumajang, Salim Kancil, tertangkap di Kota Baru, Kalimantan Tengah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
LUBUKLINGGAU- Jajaran Polri dan TNI kembali terlibat bentrok di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Satu anggota TNI dikabarkan tewas akibat insiden tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Satu anggota TNI berpangkat kapten intel tewas dalam baku tembak dengan anggota Polri di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Jumat (13/11) malam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar otonomi daerah LIPI Siti Zuhro minta Kementerian Dalam Negeri menghapuskan dana hibah atau bantuan sosial (Bansos).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Para pemain Inggris terlihat sedih usai kalah dari sapnyol di Stadion Jose Rico Perez, Spain,Sabtu(14/11/2015) dini hari WIB. (Action Images via Reuters / Carl Recine).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar