Rabu, 18 November 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 19 November 2015
BERITA
Jakarta - Sindikat jual beli satwa langka berhasil dibongkar Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan menangkap enam tersangka.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kapanlagi.com - Rangkaian serangan teror yang dialami ibukota Prancis, Paris, pada Jumat (13/11) malam kemarin memang menyisakan kengerian luar biasa.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan dengan pimpinan DPR di Istana Merdeka. Jakarta, Senin (o2/02/2015). (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengklaim tak ada niat untuk menyindir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dalam tagar papamintasaham yang beredar di mikroblog Twitter.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INILAHCOM, Jakarta - Pengamat ekonomi politik dari Universitas Indonesia Faisal Basri meminta Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II di parlemen, memanggil oversight committee (OC/komite pengawasan) dan Komisaris PT.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Sirajuddin Syamsuddin, dilantik menjadi pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rabu, 18 November 2015.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Ditengah sorotan institusi kejaksaan, usai kasus OC Kaligis, korps Adhyaksa justru menarik ketua jaksa yang mengusut perkara rasuah dana bansos di Sumatera Utara.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Instagram @basukibtp). Tweet. VIVA.co.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
[JAKARTA] Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui smart city di Jakarta masih tertinggal jauh dibandingkan Bandung. Pasalnya, Bandung menjadi kota perwakilan dari Indonesia sebagai finalis dunia smart city tahun 2015.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar