Sabtu, 14 November 2015

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 15 November 2015
BERITA
JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah memastikan, kondisi di Lubuklinggau sudah kondusif pasca bentrokan antara TNI-Polri akibat adanya kesalahpahaman.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Seorang pegawai kontrak di Pemerintah Kota Bekasi, ditangkap polisi karena kedapatan membawa senjata api organik tanpa melengkapi surat izin.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Bentrokan antara anggota TNI dan Polri kembali terjadi di wilayah hukum Sumsel. Dua anggota TNI mengalami luka tembak dan sejumlah anggota Polri dikabarkan mengalami luka-luka akibat insiden ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Satu anggota TNI berpangkat kapten intel tewas dalam baku tembak dengan anggota Polri di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Jumat (13/11) malam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Kejaksaan Agung masih belum mau mengeksekusi uang pengganti Rp 1,3 triliun dalam kasus PT Indosat Mega Media (IM2). Jaksa Agung Prasetyo berkilah, pihaknya masih melihat kepentingan masyarakat yang lebih besar dalam kasus ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas, di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (23/10). REPUBLIKA.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Saya hanya bilang ada orang atau tokoh yang menggunakan nama Presiden untuk meminta sesuatu kepada Freeport. - Sudirman Said. Merdeka.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
LUBUKLINGGAU- Jajaran Polri dan TNI kembali terlibat bentrok di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Satu anggota TNI dikabarkan tewas akibat insiden tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar otonomi daerah LIPI Siti Zuhro minta Kementerian Dalam Negeri menghapuskan dana hibah atau bantuan sosial (Bansos).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengutuk teror yang terjadi di Paris. Dia meminta kepada semua pihak untuk tidak mengaitkan aksi teror itu dengan agama tertentu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar