Selasa, 16 Agustus 2016

Google Alert - Sains/Teknologi

Google
Sains/Teknologi
Pembaruan harian 17 Agustus 2016
BERITA
Jakarta - Hanya dalam waktu satu bulan sejak diluncurkan, Pokemon Go telah mengantongi pundi-pundi hingga USD 200 juta atau sekitar Rp 2,6 triliun.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Fenomena Pokemon Go yang mendunia ternyata tak membuat developer gim lain berencana menciptakan gim serupa sebagai pesaing, setidaknya untuk saat ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INILAHCOM, San Diego - Sebuah daftar di situs ekspor-impor India, Zauba, menunjukkan bahwa Qualcomm sedang menggarap chipset prosesor generasi kedua dari Snapdragon 652.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Ponsel Nokia akan segera bangkit dari kubur, bahkan kabarnya merek yang pernah berjaya di masa lalu tersebut siap meluncurkannya dalam waktu dekat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Eksistensi produk tablet tidak begitu cerah akhir-akhir ini. Salah satunya adalah jajaran tablet Samsung flagship yang telah lama tidak terdengar.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sementara publik dunia sedang menantikan peluncuran iPhone 7 yang tinggal menghitung minggu, kini muncul pemberitaan terkini mengenai kehadiran perangkat iPad generasi berikutnya tahun depan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Google Duo akhirnya resmi menyambangi Indonesia. Aplikasi video call tersebut sudah bisa dinikmati di perangkat iOS dan Android.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BTS Jakarta, Selular.ID - Salah satu hal yang membuat masalah tarif interkoneksi hingga kini masih menjadi polemik, yakni ketakutan para operator.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Rumor mengenai Smartwatch Samsung Gear S3 belum mereda, bahkan semakin berkembang dimana tampaknya perangkat akan diperkenalkan ajang IFA 2016 pada tanggal 1 september.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Smeaker.com - Niantic, selaku pengembang dari game fenomenal Pokemon Go kini kabarnya tengah serius membasmi para pemain yang memanfaatkan aplikasi pihak ketiga untuk bermain curang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar