Selasa, 30 Mei 2017

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 31 Mei 2017
BERITA
Jakarta - Habib Rizieq Syihab disebut emosi akan penetapan tersangkanya oleh Polda Metro Jaya. Imam besar FPI itu pun akan segera pulang ke Indonesia berkaitan dengan hal itu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
POJOKSATU.id, JAKARTA- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq murka setelah mengetahui dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan chat mesum.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Ketum MUI) KH Ma'ruf Amin meminta proses hukum kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab harus transparan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengunjungi Mapolres Jakarta Timur (Jaktim), Senin (29/5) untuk melihat kinerja pelayanan di Polres Jaktim selama bulan Ramadhan ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Fahri Jenguk Tersangka OTT KPK, ICW: Seharusnya Tak Diizinkan Foto: Kapolres Jaktim (kiri), Fahri Hamzah (tengah), Masinton Pasaribu (kanan) di Mapolres Jaktim.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - ARP (37) meminta pengampunan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian karena menyebut peristiwa ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur sebagai rekayasa.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Surabaya - Menjelang arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, akan menyebar rambu lalu lintas di jalur utama mudik.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ke Polres Jaktim, Fahri Hamzah Jenguk Auditor BPK yang Diciduk KPK Foto: Kapolres Jaktim (kiri), Fahri Hamzah (tengah), Masinton Pasaribu (kanan) di Mapolres Jaktim.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Ahmad Rifai Pasra, warga Padang Panjang, yang ditangkap tim dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Minggu (28/5/2017), meminta maaf kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ia ditangkap karena menyebarkan informasi bohong yang menyebutkan peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur adalah rekayasa melalui akun Facebooknya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar