Kamis, 18 Mei 2017

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 19 Mei 2017
BERITA
Pekalongan - Seorang warga Pemalang tega membunuh teman kencannya di sebuah hotel di Kabupaten Pekalongan. Usai membunuh, pelaku yang bernama VIS alias Slamet (21) langsung kabur dan mengunci kamar hotel.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tekanan Ada di Pundak Real Madrid Tekanan lebih besar bagi Real Madrid ketimbang Barcelona di laga terakhir musim ini. (Reuters/Sergio Perez).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bagaimana tidak, dalam foto yang diunggah akun @erlanggacitro pada Kamis (11/5/2017) tersebut , tampak tiga remaja pria pose berjejer.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sekitar 1200 sopir bis di kota Sydney melakukan pemogokan menentang rencana pemerintah negara bagian New South Wales (NSW) untuk menswastakan beberapa jalur bis di sana.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat akan menggelar sidang paripurna pada Kamis 17 Mei 2017 ini. Paripurna itu adalah paripurna ke-24 di masa sidang ke-5 tahun sidang 2017.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Malang - Dugaan rekayasa lelang pengadaan fasilitas bawang merah senilai Rp 4,7 miliar oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan mendapat perhatian serius Bupati Malang Rendra Kresna.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Empat prajurit TNI AD meninggal dunia akibat insiden saat latihan pendahuluan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Natuna, Kepulauan Riau.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tanos bersaksi melalui telekonferensi dalam sidang kasus e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (18/5/2017).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jokowi: KPK Harus di Depan, Jangan Diberi Bangku di Belakang Pimpinan KPK Alexander Marwata duduk di sebelah kiri Sri Mulyani mendengarkan sambutan Presiden Jokowi di Istana, Kamis (18/5/2017).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Rizieq Syihab memberi keterangan dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa 21 Desember 2017.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar