Minggu, 22 Oktober 2017

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 23 Oktober 2017
BERITA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat tiba dalam acara pengukuhan kepengurusan Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) di Kebun Raya Bogor, Sabtu (21/10/2017).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta Tim komunikasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta membantah beredarnya kabar terkait kendaraan rombongan Anies Baswedan yang menerobos jalur satu jalur (one way) di Puncak, Bogor, dalam kegiatan tea walk, Sabtu 21 ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Survei: 44,3 Persen dari 2.250 Responden Masih Percaya Jokowi Hasil survei PolMark Indonesia mengungkap sebanyak 44,3 persen dari 2.250 responden di 32 provinsi masih menginginkan Joko Widodo memimpin Indonesia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Giliran Partai Demokrat mendaftar ke KPU sebagai peserta Pemilu 2019. 4 Badut lucu mengiringi proses pendaftaran mereka. (Foto: Ari Saputra/detikcom).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berbincang dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menjadi narasumber dalam Conference on Indonesian Foreign Policy di Jakarta, 21 Oktober 2017.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai, peringatan Hari Santri Nasional sebagai benteng. Menurut Tjahjo, hari santri nasional mengingatkan pada perjuangan para santri sejak sebelum kemerdekaan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan materi saat menjadi narasumber dalam Conference on Indonesia Foreign Policy 2017 di Jakarta, Sabtu (21/10).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menilai demokrasi mengalami kemunduran selama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintah Indonesia selama 3 tahun.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
jpnn.com, JAKARTA - Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) mengeluarkan sikap resmi atas omongan mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhammad.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sebuah mobil terbakar setelah serangan udara oleh pemerintah Suriah, 6 September 2014. Foto dirilis oleh Raqqa Media Center. (Foto:Dok).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar