Selasa, 21 Agustus 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 22 Agustus 2018
BERITA
TRIBUNWOW.COM - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, memberikan tanggapan terkait alasan pemerintah Indonesia yang tidak segera menetapkan gempa di Lombok sebagai bencana nasional.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KRICOM - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengeluarkan survei terbaru terkait dengan peta kekuatan capres dan cawapres yang berkontestasi di Pemilihan Presiden 2019.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNNEWS.COM - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, memberikan tanggapan terkait alasan pemerintah Indonesia yang tidak segera menetapkan gempa di Lombok sebagai bencana nasional.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Belum surut trauma dan duka masyarakat Lombok akibat gempa, namun lindu dahsyat kembali mengguncang Bumi Seribu Masjid.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Pernyataan Mahfud MD soal jangan memilih pemimpin jahat, menuai berbagai pernyataan. Bahkan tidak sedikit yang beranggapan jika pemimpin jahat hanya diketahui oleh Mahfud sendiri.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Sri Mulyani sempat masuk dalam struktur tim kampanye nasional calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Dewan Pengarah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ekstasi. Foto: DAILY TELEGRAPH. Ibrahim merupakan seorang anggota DPRD Kabupaten Langkat. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) juga mengamankan puluhan ribu butir narkotika dalam penangkapan anggota DPRD ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Wilayah yang terkena dampak gempa di Lombok, NTB. Foto: Republika/A Syalaby Ichsan. Pemerintah pusat diminta untuk menetapkan status bencana nasional.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Ketua MK Mahfud MD mengimbau masyarakat untuk menggunak hak miliknya untuk menghindari pemimpin jahat. Hal tersebut disampaikan di akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, Selasa (21/8/2018).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNNEWS.COM - Perayaan Idul Adha atau Hari Raya Kurban tinggal menghitung hari. Pada hari yang istimewa tersebut, banyak umat muslim di Indonesia menyisihkan sebagian rezekinya untuk membeli hewan kurban.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar