| | ||||||||
| berita | ||||||||
| BERITA | ||||||||
Sadis! Apartemen Jepang Dibakar, 6 Tewas Terpanggang BOGOR DAILY-Mengenaskan! Lima anak-anak dan seorang wanita tewas dalam kebakaran di dalam apartemen di Jepang. Kebakaran itu diduga disengaja dan pelaku utamanya ialah ayah dari anak-anak itu.
| ||||||||
Sultan Berharap Sebelum 10 Oktober, Ada Kepastian Soal Pelantikannya TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono mengatakan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY akan dilakukan pada 16 Oktober 2017.
| ||||||||
Djarot Sebut Masalah Pembangunan 18 Puskesmas Masuk dalam Temuan BPK Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat turun dari Vespa di Balai Kota, Jumat (6/10/2017). (KOMPAS.com/JESSI CARINA ). JAKARTA, KOMPAS.
| ||||||||
Kala Djarot Mengejar Waktu Tuntaskan Kerja di Akhir Masa Jabatan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat melihat koleksi yang dipamerkan saat meresmikan revitalisasi Kawasan Kota Tua fase pertama, Kamis (5/10).
| ||||||||
Jam Tangan Setya Novanto Jadi Bukti Baru KPK di Kasus E-KTP VIVA.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami pengakuan mendiang Direktur Utama PT Biomorf Lone Indonesia, Johannes Marliem, terkait pemberian uang miliaran ke sejumlah pejabat Indonesia dan jam tangan mewah ke Ketua DPR RI, Setya ...
| ||||||||
11 Tahanan Jadi Penghuni Pertama Rutan Baru KPK, Siapa Saja Mereka? Terdakwa kasus dugaan pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus KTP Elektronik Miryam S Haryani mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (28/8/2017).
| ||||||||
Kesaksian agen FBI, Johannes Marliem beli jam tangan mewah buat Setnov Merdeka.com - Sebuah pernyataan agen FBI Johnathan Holden termasuk dalam tuntutan hukum yang diajukan Kamis (5/10). Disebutkan jika Johannes Marliem mendapat keuntungan dari proyek e-KTP.
| ||||||||
Eggi Sudjana Kembali Dilaporkan ke Polisi Terkait Isu SARA Eggi Sudjana Kembali Dilaporkan ke Polisi Terkait Isu SARA Aliansi Advokat Nasionalis melaporkan Eggi sudjana ke Mapolda Metro Jaya atas tuduhan penyebaran ujaran kebencian.
| ||||||||
KPK Dalami Jam Tangan dan Aliran Dana Johannes ke Pejabat RI Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mendalami pengakuan Johannes Marliem, saksi kasus e-KTP yang telah meninggal dunia terkait pemberian jam tangan mewah yang ditaksir senilai Rp 1,8 miliar dan sejumlah uang kepada ...
| ||||||||
KPK Selidiki Aliran Uang dan Hadiah Jam dari Johannes Marliem KPK Selidiki Aliran Uang dan Hadiah Jam dari Johannes Marliem Johannes Marliem diduga memberikan sejumlah uang ke pejabat di Indonesia.
| ||||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini | ||||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS |
| Kirimkan Masukan |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar