Selasa, 10 Oktober 2017

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 11 Oktober 2017
BERITA
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan 5.932 butir amunisi kaliber 40 milimeter pesanan Mabes Polri belum berpayung hukum.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta (ANTARA News) - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyimpan 5.932 butir munisi senjata Stand Alone Grenade Lancher (SAGL) milik Korps Brimob Mabes Polri di gudang senjata milik TNI.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia mengakui keterkejutannya dengan ribuan amunisi yang dipesan kepolisian ternyata berspesifikasi militer.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Anggota DPR Komisi XI dari Fraksi Partai Golkar Aditya Moha (ketiga kiri) berjalan keluar menggunakan rompi tahanan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Minggu (8/10) dini hari.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Wuryanto saat jumpa pers di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).(KOMPAS.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrobatam, Jakarta - Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado Sudiwardono ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari anggota DPR Aditya Moha.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Pengacara PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), Eggi Sudjana di Kantor Baresksim Mabes Polri yang sementara bertempat di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Kuasa Hukum Eggy Sudjana dilaporkan oleh Ketua DPN Perhimpuan Pemuda Hindu Indonesia, Sures Kumar. Eggy dilaporkan akibat ucapan di dalam sebuah video yang menyebut, jika 'pemeluk agama selain muslim itu bertentangan ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Intip video detik-detik aksi sang dokter saat menodong pistol hingga petugas parkir bersujud memohon ampun. Google +. WowKeren.com - Eks dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), dr.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MedanBisnis - Jakarta. Mahkamah Konstitusi (MK) menyederhanakan format putusan banding, kasasi dan peninjauan kembali (PK). Sebab, dengan format sekarang terlalu panjang sehingga menjadi menumpuk dan berdampak pada lambatnya pengetikan ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar