Rabu, 14 November 2018

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 15 November 2018
BERITA
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi terus didalami oleh pihak kepolisian. Dan sampai saat ini telah diperiksa 12 saksi dalam kasus pembunuhan satu keluarga itu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Psikolog Forensik dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Reza Indragiri Amriel melakukan tinjauan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDOPOS.CO.ID-Satu keluarga tewas di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002/RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta Pembunuhan sadis terjadi di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002/07 Kelurahan Jatirahayu, Kota Bekasi. Satu keluarga yang terdiri pasangan suami istri dan dua anak, ditemukan tewas di dalam rumah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Polisi memeriksa 12 orang saksi guna mengungkap kasus pembunuhan menimpa satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDOPOS.CO.ID - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah menyatakan sedang menunggu pemilik ribuan alat peraga kampanye (APK) bergambar Jokowi sebagai raja yang marak tersebar di wilayah yang dikenal sebagai ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hendrawan Supratikno, menanggapi Gerindra yang menyebut mereka maling teriak maling terkait penempelan poster Jokowi menjadi raja Jawa.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BEKASI, KOMPAS.com - Keluarga Diperum Nainggolan (38) ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Bojong Nangka II, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018) pagi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Semarangpos.com, SEMARANG - Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) menolak dianggap sebagai dalang di balik beredarnya poster capres nomor urut satu pada Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi), yang tengah mengenakan mahkota.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah gerak cepat merespons munculnya poster Joko Widodo mengenakan mahkota. Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang 'Pacul' Wuryanto mengatakan, pihaknya langsung membuat surat kepada struktur partai termasuk ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar