Minggu, 18 November 2018

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 19 November 2018
BERITA
Jakarta - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pakpak Barat, Sumatera Utara, Remigo Yolando Berutu dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (17/11) malam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
SERAMBINEWS.COM - Sejumlah pihak bereaksi setelah poster Jokowi Raja Jawa alias Joko Widodo dipasang di berbagai kawasan di Jawa Tengah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Staf Khusus Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Arief Tugiman menyatakan sebanyak 41 dari 100 masjid di beberapa kementerian hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terindikasi terpapar radikalisme.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Intelijen Negara (BIN) menjelaskan informasi tentang adanya 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Badan Intelijen Negara mengungkap, ada 41 dari 100 masjid di lingkungan kementerian, lembaga, serta Badan Usaha Milik Negara yang terindikasi terpapar radikalisme.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, Gatra.com - "Data terkait berita "BIN : 41 Masjid Di Lingkungan Pemerintah Terpapar Radikalisme" merupakan hasil survey terhadap kegiatan khotbah yang disampaikan beberapa penceramah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Peneliti senior The Wahid Institute Rumadi Ahmad tidak mempermasalahkan penyataan yang disampaikan Ketum PSI Grace Natalie.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Kasubdit di Direktorat 83 Badan Intelejen Negara (BIN) Arief Tugiman mengungkap ada 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyerahkan penyelidikan kasus poster 'Raja Jokowi' di wilayah Banyumas, Jawa Tengah, ke Tim Kampanye Daerah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bisnis.com, JAKARTA - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal menilai penolakan terhadap perda berbasis agama tertentu, bukan merupakan penistaan terhadap agama.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar