| | ||||||||
| Indonesia | ||||||||
| BERITA | ||||||||
Dufi Dibunuh Karena Investigas Mobil Esemka? TVMU: Tidak Pernah Ada Liputan Bisnis.com, JAKARTA - Direksi TV Muhammadiyah (TVMU) resah dengan kabar yang mengaitkan kematian seorang karyawannya dengan investigasi tentang mobil Esemka.
| ||||||||
Tamu Kos Korban Pemandu Karaoke Diamankan Polisi INDOPOS.CO.ID - Tidak kurang dari 24 jam jajaran Kepolisian gabungan berhasil menangkap terduga dua pelaku. Kedua pelaku bernama Yustian, 24, dan Nissa Regina, 17 sudah tertangkap di Merangin, Jambi, Selasa (20/11/2018) sore.
| ||||||||
Sosok Iin Puspita, Wanita yang Jasadnya Ditemukan Dalam Lemari Kos di Mampang Jakarta Selatan Jasad Iin terbujur kaku dalam lemari yang telah dipaku. Ketua RT setempat, RT 03 RW 01 Tegal Parang, Mamnun, mengaku melihat 2 orang yang menginap di kamar kos Iin.
| ||||||||
3 Pembunuhan Sadis di Jabodetabek dalam Sepekan... JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam sepekan ini, masyarakat dikejutkan tiga peristiwa pembunuhan sadis di wilayah Jabodetabek. Dimulai dari tewasnya keluarga Diperum Nainggolan di tempat tinggalnya di Jalan Bojong Nangka II, Kelurahan Jatirahayu, ...
| ||||||||
Soal Masjid Terpapar Radikalisme, BIN Diminta Tak Resahkan Masyarakat JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal meminta Badan Intelijen Negara ( BIN) untuk tidak sembarangan melempar informasi ke publik.
| ||||||||
Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, kedua pelaku yang membunuh CLP, yakni YAP dan R, berniat melarikan diri setelah membunuh CLP.
| ||||||||
50 Penceramah Terpapar Paham Radikal JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) mengungkapkan sedikitnya ada 50 penceramah yang menyebarkan paham radikal di DKI Jakarta. Fakta ini ditemukan setelah BIN menelusuri 100 masjid yang ada di Jakarta.
| ||||||||
Lapor Jokowi, Menpan Terbitkan Kebijakan Baru Seleksi CPNS Bogor, CNN Indonesia -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengatakan telah melapor kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai perubahan kebijakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
| ||||||||
Terungkapnya Pembunuh Dufi, Pria yang Ditemukan Tewas di Dalam Drum Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan Dufi, M Nurhadi, di Kelurahan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018).
| ||||||||
Alasan Kepala Kejari Mataram Panggil Baiq Nuril TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, I Ketut Sumedana, menuturkan pemanggilan Baiq Nuril hari ini, Rabu, 21 November 2018 dilakukan untuk membicarakan langkah hukum apa yang akan dilakukan Nuril dan tim kuasa hukumnya ...
| ||||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini | ||||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS |
| Kirimkan Masukan |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar