Senin, 24 Juli 2017

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 25 Juli 2017
BERITA
Polisi menduga Pretty Asmara kerap menjadi penghubung artis ke pengedar narkoba. Polisi akan menelusuri artis-artis lain yang sering memesan narkotika lewat Pretty.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
HARIANACEH.co.id, Jakarta - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, ingin agar dosen perguruan tinggi terkait Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk keluar dari ormas yang dibubarkan pemerintah itu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Minggu, 23 Juli 2017 - 17:33 WIB Netanyahu Pastikan Aksi di Komplek Al-Aqsa Akan Berlanjut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memastikan kebijakan keamanan Israel di komplek al-Aqsa tidak akan berubah dalam waktu dekat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais memastikan hubungan PAN dengan partai-partai yang tergabung dalam koalisi pemerintah masih baik.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MedanBisnis-Jakarta. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, ingin agar dosen perguruan tinggi terkait Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk keluar dari ormas yang dibubarkan pemerintah itu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Idham Aziz mendapat tugas baru sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Mochammad Iriawan yang digeser menjadi Asisten Operasional (Asops) Kapolri.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan, pihaknya akan langsung memeriksa Rizieq Shihab jika pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu pulang ke Tanah Air.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Gempa 4,2 Skala Richter (SR) terjadi di perairan wilayah Kabupaten Lamongan, di kedalaman 5 Km, Minggu (23/7/2017), sekitar pukul 19.30 WIB.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku siap jika diminta keluar dari Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla karena sering berbeda sikap dalam isu-isu krusial.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault saat memberikan keterangan pers di Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta, Rabu (29/3).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar