Senin, 31 Juli 2017

Google Alert - Indonesia

Google
Indonesia
Pembaruan harian 1 Agustus 2017
BERITA
Lamongan - Dump truk bermuatan tanah urug terguling di Desa Plosowahyu, Lamongan, Senin (31/7/2017) pagi. Nahas, 2 motor jadi korban karena terimpa truk dan tertimbun tanah muatan dump truk.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Patrialis Akbar Gunakan Nama 'Ahok' untuk Sebut Nama Penyuap Mantan Hakim MK Patrialis Akbar menggunakan nama Ahok dalam kasus suap uji materi UU Peternakan dan Perikanan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Khofifah Indar Parawansa telah selesai menyerap aspirasi atau (check sound) seputar rencana pencalonannya sebagai calon gubernur Jawa Timur.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Terbaru, polisi bersama Garnisun dan Satpol PP Surabaya merazia tempat hiburan di Jl Kedungdoro Surabaya, Minggu (30/7/2017) dini hari.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojuddin Abbas menilai koalisi menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 masih cair dan tidak bisa ditentukan mulai dari sekarang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Lebih dari 100 hari kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan berjalan, namun sampai hari ini kasus tersebut belum mendapatkan perkembangan berarti mengenai pelakunya alias jalan di tempat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Sidang perkara suap uji materi undang-undang nomor 41 tahun 2014 tentang kesehatan hewan ternak, dengan terdakwa Patrialis Akbar, kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kamaludin saat bersaksi untuk terdakwa Patrialis Akbar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/7/2017).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengklaim bahwa banyak kader partainya yang mengusulkan agar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Polisi menangkap 2 orang sindikat narkotika dengan barang bukti 1,2 juta butir ekstasi dari Belanda. Mereka diduga jaringan narkoba yang digerakkan dari LP Nusa Kambangan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar